Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Fonterra Brands Indonesia Menandatangani Nota Kesepahaman guna Mendukung Tercapainya Sustainable Development Goal di Sektor Kesehatan

-

Jakarta, 28 November 2018 – Fonterra Brands Indonesia dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia hari ini menandatangani Nota Kesepahaman kolaborasi jangka panjang untuk edukasi dan pemberdayaan gaya hidup sehat dan aktif serta kesehatan ibu dan anak. Kesepakatan ini merupakan bagian dari upaya nasional dalam mencapai United Nations Sustainable Development Goal 3 yaitu kesehatan dan kesejahteraan, yang bertujuan untuk menjamin kehidupan yang sehat dan sejahtera bagi semua masyarakat di segala usia.

MOU ini ditandatangani oleh Presiden Direktur Fonterra Brands Indonesia, Mr. Shekhar Rapaka dan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI, drg. Oscar Primadi, MPH, serta disaksikan oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Prof. Dr. dr. Nila Moeloek Sp.M(K).

Presiden Direktur Fonterra Brands Indonesia, Mr. Shekhar Rapaka menjelaskan, “Fonterra Brands Indonesia bangga dapat bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia di segala usia. Visi kami sejalan dengan target Kementerian Kesehatan RI, yaitu untuk memenuhi Global Action Plan on Physical Activity dari World Health Organization dimana pemenuhan program ini sangat penting untuk menciptakan Indonesia yang lebih aktif dan sehat. Selain itu juga untuk mendukung peningkatan kesehatan ibu hamil dan menyusui, serta kesehatan keluarga secara menyeluruh. Adapun hal ini kami lakukan dengan edukasi kehamilan dan menyusui yang baik dan benar, serta menyediakan nutrisi berkualitas tinggi bagi keluarga.”

Dalam periode 5 tahun, Nota Kesepahaman ini meliputi kerja sama di dua area prioritas, yaitu edukasi dan pemberdayaan kesehatan dalam gaya hidup aktif; serta edukasi dan pemberdayaan kesehatan keluarga termasuk kesehatan ibu dan anak. Prioritas-prioritas tersebut sesuai dengan target nasional dari Kementerian Kesehatan RI untuk United Nations Sustainable Development serta Global Action Plan on Physical Activity dari World Health Organization, yaitu pengurangan gaya hidup kurang gerak pada orang dewasa sebesar 15% di 2030, serta peningkatan kesehatan ibu dan anak secara umum.