5 Manfaat Susu Untuk Anak

5 Manfaat Susu Untuk Anak

Dengan beragam nutrisi yang dikandungnya, tidak mengherankan jika susu memiliki banyak manfaat kesehatan. Lantas, apa saja manfaat kesehatan susu sapi bagi kesehatan yang perlu kita ketahui? Berikut diantaranya:

  1. Menjaga kesehatan tulang
    Minum susu sebaiknya dibiasakan sejak kecil. Susu memiliki banyak manfaat bagi anak-anak. Bukan hanya menjaga tulang tetap sehat dan kuat, namun susu juga membantu pertumbuhan dan perkembangan anak secara keseluruhan.

    Susu adalah salah satu sumber kalsium terbaik. Teratur minum susu akan membuat tulang anak sehat dan kuat dan mencapai kepadatan tulang optimalnya di usia 25-30th. Asupan susu bagi anak-anak juga mempengaruhi tinggi badan mereka.

    Vitamin D biasanya kerap ditambahkan (fortifikasi) dalam susu. Vitamin D ini membantu tubuh menyerap kalsium dari berbagai sumber. Susu yang difortifikasi vitamin D dipercaya membantu meningkatkan pertumbuhan tulang anak juga mengurangi kemungkinan tulang rapuh di masa mendatang.

    Vitamin D dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Kekurangan vitamin D dapat meningkatkan risiko osteoporosis di masa mendatang atau rakhitis pada masa kanak-kanak.

  2. Menguatkan gigi
    Susu kaya kalsium dan fosfor, sangat penting bagi perkembangan kesehatan gigi anak. Kalsium dan fosfor bersama-sama membantu menjaga kesehatan gigi.

    Salah satu protein terpenting yang ditemukan dalam susu adalah kasein. Ini membantu membentuk film (lapisan) tipis di permukaan email gigi dan membantu mencegah hilangnya kalsium dan fosfat. Hal ini sangat membantu ketika gigi anak mungkin terkena asam hadir di mulut.

  3. Memelihara kesehatan jantung
    Susu sapi merupakan sumber kalium (potasium yang dapat meningkatkan vasodilatasi dan menurunkan tekanan darah.

    Menurut sebuah studi yang dipimpin oleh Dr. Mark Houston, direktur Hypertension Institute di Rumah Sakit St. Thomas di Tennessee, peningkatan asupan kalium dan penurunan sodium dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular (penyakit jantung dan pembuluh darah).

    Studi tersebut menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi 4069 mg potasium per hari memiliki risiko kematian 49 persen lebih rendah akibat penyakit jantung iskemik dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi sekitar 1000 mg per hari

  4. Mendukung berat badan yang sehat
    Sebuah penelitian meta analisis mengungkapkan, anak-anak yang mengkonsumsi susu dan produk susu lebih tinggi memiliki 38% resiko obesitas lebih rendah dibanding anak-anak yang tidak mengkonsumsi susu/ produk susu. Diet dengan asupan susu dan produk susu terlihat mendukung penurunan berat badan, dan menjaga massa otot tubuh.

  5. Meringankan depresi
    Vitamin D dalam jumlah memadai mendukung produksi serotonin, hormon yang berhubungan dengan mood (suasana hati), nafsu makan, dan tidur. Kekurangan vitamin D dikaitkan dengan depresi, kelelahan kronis, dan PMS. Susu sapi – dan sejumlah makanan lain - sering diperkaya dengan vitamin D.

    Susu memang baik dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Namun perlu diingat, produsen kerap menambahkan rasa manis untuk memikat konsumen. Nah, ini berpotensi menyimpan gula tersembunyi. Sebagai konsumen bijak, selalu baca label kandungan nutrisi di kemasan susu. Gula alami pada susu adalah laktosa, namun gula tambahan seperti sukrosa, fruktosa, sirup, maltodekstrin, dan lain sebagainya agar tidak berlebihan ditambahkan pada susu yang sudah bergizi baik tersebut.

Sumber referensi:

  • References: 1Rautianien et al. (2016) Am J Clin Nutr doi: 10.3925/ajcn.115.118406; 2Mozaffarian et al. (2011) N Engl J Med 364:2392-2404;
  • 3Lu et al. (2016) Eur J Clin Nutr, doi: 10.1038/ejcn.2015.226; 4Abargouei et al. (2012) Int J Obes (Lond), doi:10.1038/ijo.2011.269; 5Booth et al. (2015)
  • Brit J Nutr 114:1013-1025.
  • http://www.momjunction.com/articles/benefits-of-milk-for-kids_00351190/#gref
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/273451.php